#1DLS #ZLS
PART 10
by @VenaCornelya
enjoy y'all ! xx
-------------------------------------------------------------------------------------------
“I.love.you..” bisik harry ditelingaku yang terdengar
begitu jelas. Aku terdiam di tempat. Mematung. Tidak kusangka, orang yang
kusangka membenciku ternyata mencintaiku.
“apa? Ha….ha….ha…. jangan bercanda harry.” kataku
tetap membenamkan wajahku didadanya.
“aku gak bercanda, jenna.” ujar harry. harry
menggunakan kata ‘aku’. aku menghembuskan nafasku kuat.
“harry, kau tau aku mas…-“
“masih mencintai zayn?” potong harry. aku
menganggukkan kepalaku ringan.
“aku masih tidak bisa melupakannya.”
“maka, aku akan membantumu untuk melupakannya.” Ujar
harry mencium pipiku.
Jantung
dan hatiku seperti sedang berdangdutan. Harry Styles IS KISSING ME for the
second time. Okay. Seharusnya aku bersikap biasa aja. Tapi, perasaan ini.
sungguh berbeda. Setiap kali harry menatapku , pikiranku sudah melayang
kemana-mana, perutku terasa mules, jantung dan hatiku ber-rock and roll dan
nafasku yang tidak teratur.
Dia
berhasil membuatku jatuh cinta kepadanya.
“I love you too harry.” kataku mencium pipinya
sekilas. Dia tersenyum riang. Melepaskan pelukannya.
“so , it’s yes?” tanya harry hati-hati.
“mm-hm.” Kataku menggigit bibir bawahku. Kebiasaan
burukku. Jika sedang senang, aku selalu menggigit bibir bawahku. Tapi…. Who
cares?
“ceklik, bitz bitz ceklik ceklik.” paparazzi? Blitz
blitz dari lampu kamera wartawan membuatku mual. Mereka membuntuti kami dari
tadi. Mungkin bukan dari tadi, mungkin saja barusan. Harry hanya tersenyum
manis. Aku disamping harry hanya bisa berdiri kaku dan tersenyum kaku.
“Harry, apakah itu pacar baru mu?”
“harry , siapa nama pacar barumu?”
“harry , pacar barumu berumur berapa?”
“harry, kapan kalian berkenalan?”
“harry…. harry…. harryy…” pertanyaan wartawan begitu
banyaknya.
“iya, ini adalah pacar baru gue. Namanya jenna, lebih
muda 2 tahun dari gue.” Kata harry menarik tanganku pergi dari keramaian
wartawan tersebut. Kami berlari menuju apartmen tadi yang tidak jauh dari
taman.
“are you okay?” tanya harry. aku menganggukkan kepala.
Mengambil nafas dalam-dalam, setelah capek berlari tadi. Huhhhh…
“tepuk tangan untuk pasangan yang baru jadian…” seru
seseorang dengan microphone. lampu sorot itu diarahkan kearah aku dan harry.
ugh perrie. menyebalkan sekali.
Seketika
orang-orang bersiul dan bertepuk tangan meriah. Memalukan sekali. Di keramaian,
tampak seseorang yang ku cintai selama 7 tahun ini. zayn. Dengan mukanya yang
tidak bisa ditebak itu. Apakah dia cemburu ? apakah dia marah atau apa? Zayn,
kau tidak mencintaiku lagi. Kau tidak pernah berusaha untuk mendapatkanku
kembali. tidak akan pernah.
“mumpung mereka pasangan baru, dan sepupuku jenna,
belum mendapat first kissnya…. If you know what I mean guys..ha…..ha…..ha….” orang-orang
disitu tertawa. perrie -__________________- kamu sungguh menyebalkann aargghh…
“cium cium cium cium…” teriak manusia-manusia itu
dengan kuat tanpa rasa bersalah. Aku merinding hebat. Terima kasih perrie.
“come on harry ! kiss her !” teriak seseorang. Niall.
Harry
tersenyum kecil ke arah ku. harry mendekatkan wajahku ke wajahku. Aku dapat
mendengar hembusan nafasnya yang teratur itu. Harry merangkul pinggangku dan
mendekatkan tubuhku ke tubuhnya. Mencium ku akhirnya… aku merangkulkan tanganku
keleher harry.
“WOOOOHOOOOOOO!” teriak manusia-manusia disitu dengan
tampang polos.
2 menit
kami berciuman, okay my first kiss sudah di rebut oleh harry.
“first kiss huh? Kamu mahir dalam hal tersebut.” Kata
harry tersenyum genit. Aku hanya menundukkan kepalaku karena malu.
di balik
rasa senangku, ada juga rasa khawatir, gelisah, tidak nyaman. Aku tidak enak
dengan zayn. Jenna ! zayn punya perrie, dan akan selamanya punya perrie. aku
tidak boleh memikirkannya lagi. Aku harus melupakannya. Aku ada harry. harry
yang selalu membuatku tersenyum ketika aku sedih, yang siap membantuku untuk
melupakan zayn.
***
Zayn’s POV
Begitu
sakitnya melihat pemandangan itu. Jenna sudah di ambil orang lain. Hatinya tak
lagi menginginkan diriku. Dia sudah melupakanku. Dia tidak ingin bersama
diriku. Aku tak bisa menduga bahwa hatinya sudah tak lagi memilih aku.
“Babe,
mereka cocok banget ya!” seru perrie riang. Aku hanya bisa tersenyum pahit
mendengar pernyataan yang keluar dari mulu perrieku ini.
Aku
berjalan menyusuri koridor apartmen ku. maksudku , apartmen kami. Ya , kami one
direction. Setelah pulang dari pesta tersebut dan melihat beberapa pemandangan
mengenekkan, tubuhku menjadi lemah. Seperti sudah bertahun-tahun tidak makan.
“apartmen
sweet apartmen…” gumam niall sembarangan. Apa sih yang di pikirkan anak ini
selain makan? ngomong nya sudah sembarangan terus suka tertawa pada hal-hal
yang sama sekali tidak lucu. Entah aku yang bersikap dingin atau niall yang
sudah tidak niat untuk hidup normal lagi? Entahlah.
“Zayn!” teriak louis dengan suara
melengkingnya yang hampir membuatku pekak.
“apaan
sih?”
“gue baru
beli nih majalah,” ujar louis memberikan majalah yang bercover cewek-cewek
setengah telanjang. Aku mengerutkan dahi.
“apa
ini?” tanyaku jijik. Sebenarnya tidak terlalu jijik.
“tenang
bro. isinya gak seperti yang lo kira. Baca aja dulu ya.” kata louis menepuk
pundakku dan meninggalkanku.
Aku duduk
di sofa, baru saja ingin membuka majalahnya. Harry datang dengan muka berseri
seri serinya. Seperti baru saja mendapat pacar. Oh iya, dia baru saja mendapat
pacar. Jenna. huh. Dasar.
“Majalah
apaan nih?” tanya harry terkejut saat melihat majalah yang kupegang.
“entah,
louis yang ngasih.” Kataku , aku pun membukanya. Aku mengerutkan dahiku,lagi.
“apa
isinya zayn?” tanya harry ingin tau. Aku pun memberikan dengan cepat majalah
itu ke harry. isinya ? menjijikkan. Louis berbohong kepadaku. Huh.
“hahaha,
sangat lucu sekali zayn.” Harry melemparkan majalahnya ke arahku dan aku
menjatuhkannya ke lantai. Sorry dorry e, aku cowok baik-baik yaa meskipun aku
memiliki banyak tattoo di tubuhku dan tampangku yang seperti bad boi.
“majalah
apa tuh?” tanya niall dengan satu bungkus keripik lays.
“gimana
zayn? Uda baca?” tanya louis nyengir gak jelas.
“lou !
that’s disgusting!” kataku sedikit membentak.
“hahaha,
no, it’s not. That’s sexy,” kata louis gak jelas. Aku memutarkan bola mataku.
“belakangan
ini lo murung melulu, what’s wrong?”
tanya niall sambil mengunyah makanannya. Aku terdiam dengan pertanyaan
itu.
“apa
urusan sama lo ? mau tau aja.” Kataku dingin. Niall menatapku jijik. aku hanya
bersikap biasa saja.
“zayn,
gue perlu bicara sama lo.” Kata harry berjalan ke arah taman. Aku bangkit dari
sofa dan berjalan mengikuti Harry.
“Gue tau
lo masih cinta sama jenna.. tapi, sorry gue gak bisa lihat dia sedih terus
mikirin lo. Jadi gue putuskan untuk mengambilnya dari lo.” Jelas Harry. aku
hanya menganggukkan kepalaku.
“gue
ngerti. Thanks.” Aku berjalan meninggalkan harry.
“zayn!”
aku terdiam ditempat tanpa menoleh.
“gue
tunggu lo buat rebut jenna dari gue.” Ujar harry. aku tersenyum tipis. Pasti
akan ku rebut jenna dari kamu harry. pasti. Aku berjalan keluar dari taman meninggalkan
harry.
Apakah aku
tega merebut pacar sahabatku sendiri ? aku sangat mencintai jenna. aku
sangat-sangat mencintainya. Seperti sangat sangat sangat sangat mencintainya. Coba
saja , aku dapat mengulang kembali waktu dan tidak pergi meninggalkan jenna
untuk mengejar mimpiku ini.
#flashback
Mimpiku
akhirnya terkejar juga! bagaimana ya kabar jenna sekarang? Pasti masih kuliah. Sebaiknya
aku tidak menganggunya dulu. Kapan-kapan aku akan pulang ke bradford untuk
menemuinya. Kapan-kapan.
“Hey…” sapa seorang wanita cantik yang sangat menarik.
Aku baru saja berjalan di atas Red Carpet atau karpet merah.
Jujur ini
pertama kalinya aku berjalan di atas karpet merah. Rasanya sangat senang
sekali, satu dunia bisa mengenal diriku. Kapan-kapan akan ku ajak Jenna untuk
berjalan di atas carpet merah yang dikerubungi banyak wartawan dengan
blitz-blitz kamera. Hanya aku lah yang boleh mengajak nya di carpet merah. Mungkin.
“kamu
zayn malik kan? Namaku perrie edwards.” Kata perempuan itu sambil
menyunggingkan senyuman yang membuatnya tampak cantik.
“haha,
nice to meet you perrie.” kataku sambil tertawa kecil. Dia hanya tersenyum
kaku. Ada apa dengannya?
lanjutannya ?
next part !
follow me on twitter and instagram @venacornelya ! THANK YOU ! XX
SARAN KRITIK COMMENTNYA JANGAN LUPA YA! HEHEHEHEEHE
sorry kelamaan postnya, aku lagi sakit. gak enak badan gitu. sorry banget yaa! love ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar