@VenaCornelya
bantu RT ya ! biar banyak yang baca :D
enjoy ! xx
....................................................
Pa….pacar? apakah harry? kalau harry seharusnya aku
senang. Itu memang keinginanku….Tapi aku tetap tidak bisa. Aku tidak ingin
jenna berada di sisi orang lain. Aku ingin dia berada di sisiku selalu.
Selalu…. Tapi, jenna………… cintaku hanya untuk mu seorang. Aku tahu aku egois. Aku
sungguh mencintai jenna….
Akhirnya
aku kembali berjalan ke arah mobil dengan hati dan pikiran yang kacau. Andai
saja cerita cintaku bisa seperti di cerita-cerita, bisa live hapilly ever
after…. Tapi sayangnya cerita cintaku tidak seperti di cerita-cerita fiksi.
Wake up zayn, this is a real life….
‘ kalau
lo membuat nya menangis lagi, gue sungguh-sungguh bakal ngerebut jenna.’
kata-kata harry kembali tengiang di kepalaku.
Jenna’s POV
Maafkan
aku zayn, aku terpaksa membohongimu. Seandainya saja situasi mengizinkan kita
untuk bersama , aku akan selalu bersama mu zayn. Tapi memang kita tidak
berjodoh. Lagipula , kamu masih ada perrie , sepupu tercintaku. Tidak mungkin
aku mengkhianati sepupu tercintaku sendiri. ‘daripada orang yang kucintai menderita,
lebih baik ku abaikan saja cintaku.’
Jam sudah
menunjukkan pukul 7 malam. Perrie mengajakku makan di rumah seseorang , kata
perrie rahasia. Ugh menyebalkan sekali. Memakai gaun ini sungguh tidak nyaman.
Apalagi mukaku di dandan. Rasanya sungguh sungguh tidak nyaman.
Mobil
sudah berhenti di satu apartmen yang sungguh besar dan indah. Milik siapa ya?
pasti sangat kaya sekali orang ini. Atau mungkin ini apartmen milik teman
perrie? atau saja milik anaknya kerajaan di london? Woah …. Eh sudah lupakan.
Pasti orang ini sangat spesial sekali.
Aku dan
perrie memasuki apartmen ini, dan isinya adalah beratusan manusia-manusia yang
terdiri dari perempuan dan laki-laki yang memakai pakaian mewah. Acara apa sih
ini?
“perrie, acara apa sih ini?” tanyaku bingung. Perrie
menoleh dan hanya tersenyum jahil. Dasar anak tengil, suka banget ngerjain
orang.
“aku ingin menemui seseorang, kamu bisa kan kutinggal
sendiri?” tanya perrie. aku mengangguk. Perrie meninggalkanku, aku mencari
tempat duduk. Aku celingak-celinguk mencari tempat duduk , aku mendapat kursi
paling ujung. Aku pun menuju ke arah sana dan duduk sendiri. menyendiri.
Moment
tadi pagi kembali menghantui pikiranku. Dimana saat aku dipeluk harry secara
tiba-tiba dan aku membohongi orang yang sudah lama kucintai. Aku menyesal
karena membohongi zayn tapi disisi lain aku tidak menyesal karena perrie tidak
kenapa-kenapa.
DJ terus
memainkan musiknya, orang-orang menari, berdansa dan banyak lagi. Di antara
kerumunan orang itu, aku melihat sepasang kekasih yang sedang berdansa dengan
romantisnya. Zayn dan perrie. tentu saja. Dada ku terasa sangat sakit melihat
pemandangan yang seharusnya indah itu.
“hei… dansa sama gue yok!” ajak seseorang tiba-tiba
menarik tanganku ke arah kerumunan itu.
“Apa – apaan si-----“ aku terdiam sejenak saat
mengetahui harry yang mengajak ku berdansa.
“apa?” tanyanya sinis. Sumpah nyebelin banget nih
orang
“apa ‘apa’?!” kataku kesal. Harry meletakkan kedua
tanganku di pundaknya dan kedua tangannya di pinggangku.
Oke,
keadaan semakin canggung. Berdansa dengan orang yang ku benci? Sangat lucu.
Tidak, tidak lucu. Tiba-tiba saja jantungku berdegub sangat kencang. Bulu
kudukku berdiri. Aku daritadi hanya menundukkan kepala.
Harry
mengangkat wajahku dengan kedua tangannya dan kembali meletakkannya lagi di
pinggangku. Dia menatapku dalam-dalam dan tersenyum sangat manis.
“stop it.” Kataku tiba-tiba. Aku yakin mukaku semerah
tomat sekarang.
“stop what?” dia kembali menatap ku dalam-dalam dan
tersenyum manis. Senyuman artis.
“jangan tersenyum begitu, sangat mengerikan.”
“mengerikan?” tanya harry terkejut. aku menganggukkan
kepala. Dia menarik tubuhku ke tubuhnya. Aku harus mengangkat kepalaku sedikit
untuk menatap matanya.
Aku dan
dia berdansa sangat dekat dan saling bertatap-tatapan. Jantungku sungguh
berdegub dengan kencang, pikiranku hilang, yang hanya kupikirkan adalah apa yang
akan harry lakukan setelah ini? Aku sungguh tidak tau harus berbuat apa.
“Jenna… sebenarnya lo datang ke london untuk apa sih?”
tanya harry tiba-tiba. Aku terkejut dengan pertanyaan itu sementara.
“ummm…..” aduh aku harus jawab apa nih……..?!
lanjutannya ?
next part ! x
Comment,Saran,Kritik jangan lupa ya !
thanks for reading
Follow me on twitter @VenaCornelya xx
next part ! x
Comment,Saran,Kritik jangan lupa ya !
thanks for reading
Follow me on twitter @VenaCornelya xx