#1DLS #ZLS Part 4
#1DLS #ZLS
Part 4
' getting worse day by day '
@VenaCornelya
bantu RT ya ! biar banyak yang baca :D
enjoy ! xx
....................................................
Harry’s POV
“Jenna cantik banget ya!” seru Niall sesampai di apartmen kami.
“lo naksir ya ?” tanya Liam tertawa kecil.
“gue cuman bilang cantik doang kok!”
“masa?” goda Louis.
“whatever.” Niall membaringkan tubuhnya di sofa. Aku duduk disebelahnya dan ikut menyandarkan tubuhku.
Perempuan itu berasal dari bradford , hidung nya mancung , matanya yang berwarna coklat gelap , bibirnya yang tipis dan senyumannya yang berhasil membuatku terhipnotis. Tatapannya yang bisa membuat ku tenggelam. I think I fall in love with her.
Wait? Bradford ? itu berarti … dia kenal dengan zayn ! aku harus menanyakan hal ini pada zayn , mana tau dia bisa membantuku mendapatkannya.
“zayn ! my brotha !” sapaku ramah sesampai di kamarnya.
“wassup?”
“nothing,” kata ku langsung berbaring di kasurnya.
“katakan saja lah ! gue tau lo kesini ada maunya.” Kata zayn sambil main iphonenya.
“ah , lo emang tau aja deh.” Zayn menaikkan alismata sebelah kanannya. “ lo tau jenna ?”
“jenna?” tanya zayn
“yep, jenna sepupu perrie itu loh.”
“Oh , kenal.” Jawab zayn singkat.
“kenal banget gitu ya? ceritain dong!” ujarku
“harus?” tanya zayn sinis sambil memainkan iphonenya. Cukup! Aku langsung merebut iphonenya dari tangan zayn.
“kembaliin harry !” pekik zayn.
“never until you….”
“OKAY OKAY,,”
“apanya okay? Cepet ceritain.” Paksaku. Zayn duduk disampingku. Dia menatapku lekat-lekat. Aku menatapnya jijik. Dan refleks dia langsung mengambil iphone nya dari tanganku. Damn! Aku ditipu !
“damn you zayn !”
“Hahaha! Whatever. Gue mau tidur , sono keluar!” kata zayn mengusirku. aku langsung keluar dari kamarnya zayn.
Zayn tau Jenna, tapi dia tidak peduli. Something’s wrong… aku melihat liam sedang duduk diruang tamu dan bermain dengan iphonenya.
“hey,,,” sapaku
“hey,”
“cie ngapain tuh?” godaku
“sms-an sama jenna gitu loh…” kata liam bergaya
“what?!” seruku, “Lo dapat nomornya dari mana?” tanyaku bingung
“dia sms gue duluan, padahal gue mau sms dia duluan tadi.” Jawab liam santai
“lo.suka.sama. jenna.ya?” tanyaku terputus-putus.
“maybe yes maybe no.” kata liam senyum gigi. Aku cemberut total.
“nape? Lo juga suka sama si jenna?” tanya liam bingung. Aku mengangguk lemas.
“gue cuman suka, gak cemburu sih biasa aja. Hehehe.” Kataku bohong. Liam mengangguk-angguk
“gue mau tidur dulu.” Kata liam langsung pergi ke kamarnya. Argh ! kampret , emang gak jodoh kali ya gue sama jenna (?)
Zayn’s POV
Mengapa kamu datang saat aku sedang berusaha melupakan mu? Sudah cukup penderitaan ku ini. Sudah cukup. Aku tidak bisa melihat mu sengsara. Janji manisku itu…. Aku masih ingin menanyakannya ke kamu. tetapi , aku sudah ada yang punya. Perrie, ya my perrie. Aargh ! aku sangka hidupku akan semakin membaik jika aku berpacaran dengan perrie! Tapi kenyataannya tidak ! berantakan !
Tiba-tiba hapeku berbunyi ringtone summer love. Aku mengambil hapeku dan melihat nama yang terpampang di sana. Perrie.
“Halo?” sapaku
“Halo ! zayn kamu belum tidur?” tanya perrie di seberang telepon.
“Belum, kamu sendiri belum tidur babe?”
“belum nih, lagi main sama jenna. ‘jenna say hi sama zayn’ “ bisik perrie ke jenna , tapi aku tetap dapat mendengarnya.
“halo?” sudah 2 menit tidak ada yang jawab.
“eh halo ! jenna tidak ingin berbicara, katanya malas. Hahaha.” Ujar perrie tertawa lepas.
“Hahaha, no problemo babe! Lagi ngapain nih? Kamu ingin bermain dengan jenna ya? kalau begitu aku tidak menganggumu lagi.” Kataku.
“oke ! night babe ! muah!” perrie menutup teleponnya.
My life’s getting worse day by day. Aku tidak tau apa yang harus ku lakukan, aku tidak ingin merusak hubungan keluarga perrie dengan jenna. kenapa ini harus terjadi ?! calm down zayn ! calm down….
“this is can’t be happening ! god please !” teriakku memenuhi satu ruangan. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarku. Aku membukanya , ternyata liam.
lanjutannya ?
next part ! x
Comment,Saran,Kritik jangan lupa ya !
thanks for reading
Follow me @VenaCornelya xx
http://tl.gd/l49018 · Reply
Tidak ada komentar:
Posting Komentar