Rabu, 20 Februari 2013

#1DLS #ZLS Part 2

#1DLS #ZLS Part 2

#1DLS #ZLS
Part 2
'perrie ! '



enjoy xx

....................................................

Sampai juga akhirnya. Aku berjalan keluar dari pesawat. Aku mencari-cari dimana perrie. Aku berjalan menyusuri airport, aku mengambil tasku dan kembali berjalan menyusuri airport. yang kutemukan adalah kerumunan wartawan.

“Perrie ! perrie !” teriak para wartawan itu. perrie? Aku ingin mencari tau, jadi aku menyelip diantara kerumunan itu. Yang kutemukan adalah cewek yang sangat cantik,putih dan tinggi bersama dua bodyguard yang sedang menjaga kerumunan itu.Perrie? Apakah dia perrie sepupuku? Aku tersadar dari lamunan ku saat cewek itu menatapku.

“Jenna? Apakah itu kamu?” tanyanya. Aku terkejut, dan menganggukkan kepala. Dia tersenyum dan menarik tanganku.

Aku berada di mobil bersama Perrie. Di kemudikan oleh supirnya.Yep, Perrie Edwards adalah sepupu ku. tak ku sangka dia sudah menjadi terkenal disini. Aku dan dia berbeda 2 tahun, dia sekarang 19 tahun. Dia lebih tua dari aku. aku masih ingat beberapa kenangan bersama dia. aku ingat waktu itu aku makan eskrim , dan eskrimku jatuh. Aku menangis, dia memberikan eskrimnya kepadaku supaya aku tidak menangis lagi. Aku tersenyum, dia tersenyum. Eskrimnya aku bagi berdua dengan perrie. Kami melahapnya hingga habis. Malamnya saat di kamarku. Aku dan perrie batuk-batuk. Mama menghampiri kami dan memberikan obat batuk kepada kami. Waktu itu, aku berumur 1 tahun dan perrie 3 tahun. Indahnya kenangan itu.. hahahaha.

“Jenna, kamu bertambah dewasa! Kamu tambah cantik aja ya! bahkan kamu lebih tinggi dari aku!” kata Perrie tersenyum. Aku tersenyum.

“kamu juga kok perrie. Aku rindu banget sama kamu perrie.” Kataku cemberut. Dia memelukku erat.

“aku juga merindukanmu Jen,” katanya sambil melepaskan pelukannya. Aku tersenyum senang.

“jadi, aku bakal tinggal serumah dengan mu dong?” tanyaku.

“iya! Kemana pun aku pergi, kamu harus berada di sampingku! aku sudah pernah berjanji dengan kamu kan, bahwa aku akan menjagamu setiap waktu!” katanya memberikan senyum gigi. Aku tertawa kecil.

Yep, dia pernah berjanji dengan ku bahwa dia akan menjagaku setiap waktu. Waktu itu, saat aku berumur 6 tahun, dia berumur 8 tahun. Dia berangkat ke london, aku nangis seharian. Dia meneleponku dan betapa senangnya aku dapat mendengarkan suaranya. Dia berkata, ‘ jenna! Kamu jangan nangis! Aku akan menjagamu setiap waktu kok meskipun aku tidak ada di sampingmu,’ aku menghentikan tangisku, ‘janji?’ ‘Janji!’ katanya. Hahaha! I really miss that moment.

“Ayok jenna! Kita sudah sampai, kamar kita bersebelahan loh!” kata perrie menarik tanganku.

“tas ku gimana?” tanyaku bingung.

“nanti biar mr.powni aja yah ambil!” kata Perrie. Dia tetap menarik tanganku hingga ke lantai 2 di rumahnya. Rumahnya sangat besar dan indah! Terdapat banyak pembantu dan body guard! Akhirnya kami sampai di depan kamar yang bersebelahan. ada tulisan di antara kedua pintu kami. ‘ Perrie Edwards and Jenna Oliver ‘. Dia membukakan pintu kamarku dan indahnya kamar aku! aku memelukknya.

“thanks perrie!” ujarku riang.

“sama-sama! Aku masih ingat, kamu sangat menyukai warna kuning pudar.” Katanya. Yep, kamarku hampir semuanya berwarna kuning pudar. Cantiknya!!!!!!!!

“dan aku masih ingat, kamu sangat menyukai warna kuning terang kan? Tapi kamu hanya memberitahukan itu kepadaku. Kamu bilang ke orang lain bahwa kamu menyukai warna merah. Kenapa sih?” tanyaku heran.

“karna kamu itu sudah ku anggap adik kandung Jenna!!!” katanya menjepit hidungku.

“ini tasnya , non.” Kata Mr.Powni terengah-engah membawa tasku yang super gede itu.

“thanks mr.powni!” jawab kami serentak. Aku langsung menyusun barang-barangku di kamar ku. sedangkan perrie sedang berada di kamarnya. Katanya sih lagi mau nelpon pacarnya.

“sudah selesai?” tanya perrie tiba-tiba. Aku terkejut. aku langsung mengelus dadaku sebanyak 3 kali.

“sudah kok.” Jawabku, dia cekikian. Aku menatapnya kesal. Perrie memang begitu, suka sekali mengerjai aku.

“kamu ingin beristirahat?” tanyanya. Aku menggelengkan kepalaku dengan cepat sambil tersenyum.

“Kalau begitu, ikutlah denganku! Hari ini aku ada photo model.” Katanya.

“Asyik!”

“ganti baju mu ya. aku tunggu dibawah.” Katanya. Aku langsung capcus ke kamar mandi dan mengganti pakaianku. Aku memakai tanktop putih didalam dan di luarnya aku memakai croptee transparan, celana pendek berwarna jins dan sepatu convers putih. Rambut aku biarkan tergerai, tetapi poniku aku jepit dengan jepit kesayanganku. Aku langsung berlari ke bawah dengan cepat.

“Jenna! Jangan berlari di tangga!” teriak perrie saat aku berlari di tangga. Aku langsung berlari ke arah nya. Dan memberikan senyum gigi. Dia menggelengkan kepalanya. Kami pun masuk ke mobil.

“tempat pemotretan sangat jauh ya perrie???” tanyaku tidak sabar.

“biasa saja kok.” Jawabnya.

“kok lama sekali? Aku tidak sabar!!” kataku cemberut. Dia cekikikan. Sampai akhirnya mobil kami berhenti di satu tempat.

“sudah sampai.” Katanya sambil menunggu dibukakan pintu mobil oleh mr.powni. begitu juga dengan aku. aku melongo lebar, besarnya tempat ini. Dan ramai juga ._.

“hey perrie!” sapa 3 perempuan yang cantik dan juga manis. Mereka memeluk perrie dan kemudian melepaskannya. Mereka menatapku dan tersenyum ramah, aku membalasnya.

“Jade…” salah satu perempuan itu mengulurkan tangannya ke aku. aku membalas uluran tangannya.

“this is leigh and this is jesy.” Sambung perrie memperkenalkan mereka.

“Jenna.” Ujarku singkat dan tersenyum.

“Perrie, ini sepupu mu? Cantik banget yah!” puji Jade. Aku tersenyum.

“hahaha, yes. Jenna itu sepupu ku, sudah ku anggap dia sebagai adik kandung!” kata perrie tertawa kecil.

“Eh, pemotretannya bentar lagi dimulai.” Ajak Jesy.

“Kamu mau jalan-jalan dulu Jenna? Suruh mr.powni aja yang antar ya! aku selesai sekitar jam 7 malam gitu. Bye! Carefull!!!!” ujar Perrie. Aku tersenyum.

Aku berjalan menuju pintu , tiba-tiba ada 5 laki-laki gagah yang masuk dari pintu tersebut. Aku berjalan melewati mereka, mereka menatapku dengan tatapan sinis. Aku tak kalah sinisnya menatapi mereka. ugh! Menyebalkan! Ganteng-ganteng tapi sengak. Hueeeek! Siapa juga yang mau cowok banyak gaya gitu?

lanjutannya ?

next part ! x

Comment,Saran,Kritik jangan lupa ya !
thanks for reading
Follow me  xx


Tidak ada komentar:

Posting Komentar