Minggu, 20 Januari 2013
#1DLS ONE DIRECTION LOVE STORY
#1DLS
LUCKY GIRLS MET ONE DIRECTION
PART 5
@VenaCornelya
bitches : @vellenw @rikangg @yoshesese @tivonn
enjoy yaa xx :)
thnx
...........................................
day 3 in London
“BANGUNN WOIII !!!!!” teriak vellen yang sangat kuat , dan membuatku terjatuh dari sofa.
“ish apa sih?! Orang lagi tidur juga !” ujarku kesal.
“uda jam 8 pagi wee, katanya mau ke 1D basecamp ..” kata Erika
“ ya kan jam 11 pagi, masi lama..” jawabku dengan malas.
“we, kita belum pergi makan. Udalah bangun kek, jangan malas.” Kata Yoshe langsung membantuku berdiri dari sofa.
“makasi bitch.” Kata ku kepada yoshe
“sama-sama bitch.” Jawab yoshe.
Aku langsung ke kamarmandi, mandi mandi , gosok gigi , shampo shampoo , sabun sabun. Wosh, segar ! brrr. Aku memakai baju yang panjang dan tetap memakai jaket, celana juga celana panjang berwarna coklat tua dan sepatu converse berwarna jins. Tidak lupa jepit pinkie pinkie kesayanganku. Aku keluar dari kamar mandi, dan langsung mengambil tas gendongku. Isinya sama seperti kemaren. Hehehe..
“Eaa, Vena tampil cantik wak hari ini gara-gara mau ketemu harry.. piwidd.! “ goda Tivonli. Aku hanya menatapnya dengan tatapan jijik.
“yok .” ajakku , kami berlima segera keluar dari kamar dan mengunci kamar. Lalu ke Lift. Ku tekan tombol G dengan kuat.
“woi , lo mau bkin rusak ya?” tanya Vellen sok tau.
“wow gitu.” Jawabku sembarangan.
“ceritain la, kok bisa sih kalian ketemuan..” tanya si Erika.
“uhm, pas kalian semua ninggalin aku di lift ini.” Jawabku singkat.
“ooo, beruntung banget sih!” kata Tivonli.
“iya dong, kalian beruntung bisa ikut aku dan ketemuan sama OneDirection gratis.” Ujarku sombong.
“yeeee, tau la.. makasicch ya Vena cimit-cimit.” Goda Yoshe. Ting! Sudah di Lantai dasar, kami langsung ke mobil limousine dan capcus ke restoran ntah apalah namanya. It’s London! Siapa yang tau tempat ini dengan jelas? Hanya supir kan ._.
Direstaurant itu , tau gak kami kemana? Ke restoran terkenal murah nya di London.Aku cuman mau pesan roti panggang sama susu untuk sarapan. Mereka ? gak usah di tebak, mereka pesan banyak pakai banget. aku hanya menatap mereka dengan heran saat mereka memesan makanan kepada pelayan, pelayannya juga tampak kebingungan. Yang terakhir pesan adalah aku.
“miss?” tanya pelayan itu.
“toast bread and milk, thanks.” Kataku sopan.
“only that?” tanya nya bingung. Aku hanya tersenyum dan menganggukkan kepala.
“okay, I’ll repeat.. ice cream chocolate two , ice cream corn one , Ice cream strawberry two, lasagna four, chicken potato pizza big size two , coca cola one , ocean blue two , hot chocolate one, toast bread one and milk one.”
“huhh?!” teriakku kencang.
“udah lah gpp,” kata yoshe menangkanku, aku menatapnya dengan tatapan terhipnotis.
“okay, that’s right.” Ujar Vellen ke pelayan itu.
“kalian … gila ya?” tanyaku kesal.
“gak kok, kan lapar.” Jawab Erika. Aku hanya menatapnya dengan kesal super kesalllllll .. mereka macam eek eek eek! Huh!
Saat makanan datang, aku hanya mendongak. Aku melihat ke seluruh restoran, orang yang melihat kami pun bingung. Makanannya banyak loh ._. sumpah banyak banget ! sampai-sampai mejanya kurang , untung aku uda habiskan makananku. Saat mereka lagi makan, aku mengambil I-phone ku dari tas.
10 new messages.
From : unknown
Hi! Ready go to the 1D BaseCamp this morning? :D
From : unknown
Hello! Wakie it’s alr 9 pm!
Blablabla -_- ini pasti harry, tapi tau dari mana nomor ku? Ah gak usah pikirin, aku langsung membuka twitter. Oh iya! Di Bio ku ada number ku! Aku cepat cepat mengganti bio ku.ada mentions tapi malas mau buka, aku mau mencoba untuk stalk twitternya Harry. @Harry_Styles : met lucky girl ! @VenaCornelya :* and her besties @vellenw @tivonn @rikangg @yoshesese. Di RT oleh 4 million peoples ._. ternyata juga di RT zayn,lou, liam dan niall ._. pantes banyak banget yang RT !
Aku buka mentions ternyata pada minta follback, dan puphh! Followersku 100 % naik 10x lipat! Arrrgghh!! Harry ini awas aja ! awas awas awasss ! aku membuka WorldWide. #WhoIsVenaAndHerBesties #HarrysNewGirl #HarryMetVena
Pantat pantat ! awas aja harry, huh! Aku mendecak kesal.
“napa ?” tanya Erika sambil menguyah pizzanya.
“itu tu, coba buka twitter.” Jawabku langsung menyimpan iphone ku di tas.
“oh , tau kok itu! Kami jadi terkenal loooh whawhawhaa apalagi kamu!” jawab Yoshe
“senang ? aku malah ngak ._.” ujarku kesal
“iya dong! Bentar lagi jadi artis nih!” jawab Tivonli
“udah kan? Cepetan uda jam 10.45 , makan aja butuh waktu yg banyak ._. bayar bayar!” protesku kesal
“iya deh.” Vellen memanggil pelayan dan meminta billnya. Makan ini lebih murah , cuman 200 dollar. Aku mengelus-elus dadaku, terima kasih tuhan.
Kami langsung capcus ke 1DbaseCamp, pertama aku memberikan nomor telepon harry ke vellen, suruh dia menanyakan dimana 1DbaseCamp selanjutnya gak tau lagi deh. Berbelok ke kiri kanan lurus kanan kiri lurus ._. jalan di London ini susahnyeee. Akhirnya sampai , kami turun dari mobil dan memasuki base campnya, tapi dipintu ada bodyguard yang meminta kartu VIP. Aku hanya berdiri dibelakang besties ku dengan heran, tapi setelah mereka ngomong-ngomong akhirnya diperbolehkan masuk.
“hello!” teriak Yoshe.
“hello!” jawab niall berlari ke arah kita. “hi Vena!” katanya. Aku hanya senyum tipis.
“cieks vena, dipanggil niall .” ujar erika cemburu.
“wkwkwk, cemburu niee :P ,” godaku, dia hanya menatapku dengan kesal lalu mencubit pipiku.
“aw!” teriakku. Tiba-tiba Harry datang. Dia hanya memakai celana boxers man! Sexy whohhh! Oksigen mana oksigen?!! Aku dapat mendengar suara suara berisik dari bestiesku.
“HI! Vena!” katanya langsung berlari ke arahku, tapi aku menjauh kan diri darinya, dia hanya cengar cengir lalu melihat ke arah bestiesku.
“hi, yoshe,vellen,erika,tivonli.” Sapanya sok akrab.
“HI!”Jawab mereka dengan semangat.
Okay, ini ruangan kayak KAPAL PECAHHHH !! sumpah , hancurnya gak main wak. baju mereka, bungkus makanan ._.
“vellen, macam eek la basecamp nya, pulang yok.” Bisikku ke vellen.
“he? Gpp, aku mau sama liam, kan km ada harry! Sono pacaran.” Aku mendecak dengan malas.
“what’s wrong?” tanya harry tiba-tiba.
“vena said that she want you to kiss her.” Jawab Vellen ngasal aku langsung mencubit tangan Vellen.
“REALLY?” tanya Harry riang.
“yea….” Aku langsung menutup mulut vellen.
“noo!” jawabku sinis.
“it’s okay. I almost had kissed all girls in the world.” Ujarnya sombong. “except you ,” godanya.
“huh? You kissed me last night!” ujarku kesal.
“I haven’t kiss your lips yet,” ujarnya mantab
“wow.” Ujarku singkat tanpa memperdulikannya , aku duduk di sofanya. Aku melihat kesekeliling ruangan ini, kemana zayn sama yang lain? Nah nah tuh, zayn lagi duduk dikursi pinggir kolam renang, yang lain lagi renang. Tiba-tiba harry juga ada disitu. Mereka teriak menyuruh kami kesitu, tapi aku tidak menghiraukannya.
“vena! Berenang yuk!” ajak yoshe.
“ogah ah, gak bawa baju. Emangnya kalian mau pakai bikini?” tanyaku bercanda.
“memang iya, kami bawa kok.” Jawab Vellen.
“EWWW!! Kalian berenang aja, aku tunggu di pinggir kolam okay?” tawarku.
“kamu malu ya nunjukin tubuh kamu? Bodymu sexy man! Kita-kita aja juga sama kayak kamu, udah gk usah malu laa..”goda Tivonli. Memang mereka punya body yang bagus, begitujuga aku. Kami uda 18 tahun, untuk apa malu? Tapi itu mereka, aku sih gk mau. gak pede.
“ogaaah ! gak mau pokoknya! Aku tunggu di pinggir kolam titik!” lagipula ini masih turun salju ._. dinginnya pasti gakmain, tapi kolam renangnya indoor, sama aja deh. Waktu mereka masuk kekolam ternyata mereka tetap makai baju mereka , mana ada bikini ._. bacot aja . aku melihat mereka kedinginan disitu! Mampus wkwkwk!
Aku duduk di pinggir kolam , bersama zayn. Suasananya awkward. Kami hanya melihat lurus kedepan melihat yang lain berenang.
“soo, why you don’t want to swim?” tanya Zayn mencairkan suasana.
“too cold, you?” tanyaku balik.
“I can’t swim..” ujarnya, aku menatapnya ngakak.
“hahaha, you can’t swim?” tanya ku
“yeaah, don’t tease me!” ujarnya kesal.
“haha okay okay, want me to teach you?” tanyaku bercanda.
“thanks, but I don’t want.” Ujarnya. Tiba tiba ada yang mendorongku dan zayn kedalam kolam. Ternyata itu si Vellen. Yaampun! Zayn kan gak bisa berenang, aku cepat cepat berenang ke arahnya dan merangkul dia ketepi kolam jauh dari mereka.
“are you okay?” tanyaku.
“yeaa, thanks. Now teach me how to swim.” Ujarnya. Aku pertama menatapnya gak percaya, tapi dia benar-benar ingin belajar. Jadi aku ajarin saja dia berenang, dimulai dari basic, cara mengapung. Pertama aku memegang tangannya selayak pelatih berenang. 5 menit aku mengajarinya akhirnya dia bisa, kedua aku mengajarinya berenang. Yeaa berenang, dengan cara kupu-kupu. Kami banyak bercanda disitu, sungguh ini sangat menyenangkan.
“thanks vena!” ujarnya saat kami sedang ditengah kolam.
“haha, no prob.” Ujarku. Okay , kami tatap-tatapan. Zayn, memegang tanganku, merangkulku, mendekatkan wajahnya ke wajahku. Deg! Aku melihat harry dari kejauhan sedang menatap kami. Aku langsung melepaskan rangkulan zayn.
“wha… I’m I’m sorry.” Kata zayn.
“haha! That’s okay. Gotta go.” Aku langsung berenang ke tepi dan berjalan masuk ke ruangan, aku mengeringkan tubuhku di depan kipas angin, cara gila ya? Yeah memang, aku lagi gila. aku berenang dengan baju tertutup panjang seperti ini -_- merepotkan saja. Tiba-tiba ada yang menutupi tubuhku dengan selimut tebal…… aku melihat ke belakang. Ternyata Harry. Aku senyum tipis kedia.
“thanks.” Ujarku singkat. Aku dapat melihat bestiesku sudah mengganti baju. Wahh mereka uda tau ada kolam renang makanya mereka bawa baju ganti. Hebatt hebat , saking hebatnya, gak mau kasih tau aku ._. memang dasar para bitches.
“hey, soo.. you and taylor…”
“yeahh..” jawab harry memutuskan pembicaraanku.
“ooohh.” Jawabku. Ntah mengapa , saat dia mengatakan ‘yeahh’ aku merasa tidak enak, merasa ….. cemburu? Tidak , no ! aku tidak boleh segampang ini jatuh cinta ! keep calm ….
“what’s wrong?” tanya Harry.
“nothing.”
“you jealous huh?” goda harry.
“nooo!” jawabku malu.
“vena? You’re blushing ?” tanya harry ngakak. Aku menatapnya dengan kesal sungguh sungguh kesal..tiba-tiba besties ku datang dan menggoda kami bredua. Seperti ‘cieeee’.
“apaan sih kalian? Dia kan uda ada taylor.” Kataku kesal
“iyakah?” tanyaa Yoshe menggoda ku.
“what did you say?” tanya harry tidak mengerti.
“vena said, she jealous with taylor.” Jawab Yoshe ngarang. Aku pengen cekek si yoshe, suungguh! Jahat banget sih, gangguin besties sendiri
“no…..!” jawabku gugup.
Tiba-tiba mereka semua tertawa begitu juga dengan da boys, aku hanya menatap mereka dengan kesal. Saat kami sudah mau pulang , aku ke belakang taman menghirup udara segar dimalam hari yang sangat dingin ini. Ya, sekarang sudah malam. Jam 7 malam tepatnya. Cukup lama aku berada di tempat tak terduga ini. Ditaman, aku men-flashback semuanya yang terjadi pada diriku. Ini sungguh tidak bisa dipercaya. Aku menjadi dekat dengan one direction. Seketika banyak orang yang mengenalku. Ini adalah keinginanku saat aku berumur 13 tahun. Hidup terkenal, semua orang mengenalku, aku berteman dengan artis. Hanya saja disini ada sahabt-sahabatku. Tapi setelah aku dikenal dengan orang banyak, mengapa aku tidak senang? Aku merasa diriku sudah berbeda sekarang. Berubah 180 derajat.
“hey… yuk pulang.” Ajak yoshe pelan, dia mengajakku pulang. Badanku lemas, aku kedinginan, tubuhku bergetar. Aku tidak bisa menopang diriku sendiri. And suddenlyy , semuanya gelap.
to be continued..
saran , kritik , comment? xx :) thx
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar